Rabu, 13 Mei 2015

(TUHAN CABUT NYAWAKU)muhhifzi

Aku malu, aku takut.
Pikiranku mulai sempit.
Jiwaku mulai melayang.
Ntah kenapa oh Tuhan.
Hancur bathinku, resah jantungku.
Tuhanku.
Sandingkan aku dengan kemuliaanmu.
Luruskan pikiranku, benah jiwaku.
Melalui busuknya pikiran ini.
Tuhanku.
Dimana aku meminta kecuali pada-Mu.
Tuhanku.
Kusebut nama-Mu.
Melalui doaku.
Pantaskah aku mengeluh kesah dihadapan-Mu.
Malu jadinya aku.
Tuhanku segerakanlah itu.
Jika itu yang terbaik menurut-Mu.
Sebelumnya.
Kutitiplah salam untuknya padaku.
Biar ketenangan menyertaiku.




(MUH. HIFZI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar